Promo BD36

Bukan Emiliano Martinez, Ini Sang Golden Gloves Versi Adil Rami

Piala Dunia 2022 jadi ladang kesuksesan luar biasa bagi Argentina apa lagi sang kiper Emiliano Martinez kiper Argentina ini. Selain berhasil membawa pulang trofi kemenangan, pencapaian tim Tango kian sempurna karena sejumlah pemainnya mendominasi berbagai penghargaan yang diberikan FIFA pada turnamen musim ini. Diantara bintang Argentina yang diganjar gelar terbaik tersebut adalah Emiliano Martinez. Penampilan dan aksi penyelamatan yang dilakukan Martinez selama berlaga di Piala Dunia 2022 membuat dia dianugerahi gelar Golden Glove.

Golden Glove alias sarung tangan emas merupakan gelar dan penghormatan untuk kiper dengan penampilan terbaik di Piala Dunia. Emiliano Martinez dinobatkan sebagai penerima penghargaan tersebut setelah berhasil menampilkan aksi-aksi spektakuler saat membela Argentina. Salah satu penampilan Martinez yang paling gemilang di depan gawang Argentina ialah ketika dia berhasil menggagalkan serangan Kingsley Coman saat babak adu penalti final. Penampilan luar biasa Martinez juga mampu menghambat Prancis mencetak gol selama 80 menit. Dengan begitu, kesempatan Argentina menuju kemenangan berjalan lebih mudah sepanjang laga.

Mendapat Gugatan

Meski tinggalkan Qatar dengan gelar individu bergengsi, namun Martinez tampaknya belum bisa bernafas lega. Keberhasilannya mengalahkan Prancis membuat dia jadi salah satu kiper sepak bola yang paling tidak disukai. Para pengkritik seperti mantan boss  Crystal Palace, Simon Jordan menyebut Martinez bermain curang di babak adu penalti. Jordan mengungkap Martinez melakukan manipulasi. Namun sayangnya wasit gagal memberi hukuman yang pantas kepadanya.

Kebencian kepada Martinez juga diungkapkan oleh Adil Rami. Rami menyebut Martinez sebagai orang yang paling dibenci dibenci sekaligus penjahat kelas kakap di dunia sepak bola. Rami yang pernah jadi bek andalan AC Milan ini juga memilih menolak gelar Golden Glove yang disematkan pada Martinez. Dia menggugat dan mempertahankan kelayakan Martinez.

Melalui akun twitter pribadinya, Rami pun secara terang-terangan menobatkan kiper lain sebagai sang Golden Glove. Adapun kiper yang ditahbiskan jadi penerima sarung tangan emas versi Rami adalah Yassine Bounou. Rami berpendapat, Bounou yang juga tampil bagus selama Piala Dunia 2022 lebih layak mendapatkan gelar tersebut ketimbang Martinez. Di akun twitternya, Rami mengunggah foto Bounou dan membubuhkan keterangan “Golden Glove, Inilah Dia.”

Kritik Rami tak berhenti kepada Martinez saja. Rami juga menanggapi dengan sinis cara skuad Argentina dalam merayakan kemenangan. Menurut Rami, Messi cs memakai gaya perayaan yang berlebihan. Rami beropini, selebrasi yang tak terkendali dari Argentina adalah wujud pelepasan setelah mengalami tekanan serta teror dari Kylian Mbappe.

Emiliano-Martinez

Selebrasi Kurang Ajar Dari Emiliano Martinez

Kecacatan Martinez di mata penikmat sepak bola tidak berhenti pada aksi-aksi kontroversialnya saat menjaga gawang Argentina di laga final. Kecaman pada Martinez makin intens setelah dia dianggap melakukan selebrasi kurang ajar usai menerima piala Golden Glove. Setelah turun dari podium penobatan, Martinez tak cuma memamerkan trofinya. Dia kemudian berhenti sejenak dan membuat gestur yang dinilai tidak pantas dengan menempelkan trofi di depan celananya. Tindakan Martinez ini disebut sebagai sebuah selebrasi bodoh.

Meski banjir kecamatan dari berbagai pihak, namun bagi skuad Argentina dan seluruh pendukungnya, Martinez adalah pahlawan sejati. Ketangguhan Martinez adalah modal besar bagi Argentina untuk memboyong gelar juara dunia. Final Piala Dunia 2022 yang mempertemukan Argentina vs Prancis berakhir dengan  adu penalti. Ketangkasan Martinez membuat Prancis meraih gol minim sehingga Argentina kemudian disahkan sebagai pemenang.

About AdminDetikBola

Check Also

Usia Tua Penampilan Apik, Lima Pencetak Gol Tertua Di Qatar

OCristian Ronaldo dan juga Kompetisi Piala Dunia Qatar tahun 2022 sudah usai setelah Turnamen yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published.