Promo BD36

Gol Hattrick Mbappe Belum Bisa Membuat Prancis Juara!

Pertandingan Final Piala Dunia Qatar telah usai yang mempertemukan Prancis kontra Argentina walau Kylian Mbappe mencetak 3 gol. Hasilnya Tim Tango berhasil keluar sebagai pemenang pada laga tersebut. Les Blues kalah setelah kalah adu penalti dengan skor 4 – 2 pada pertandingan Final Piala Dunia serta harus puas menjadi runner up. Kekalahan ini menjadi prestasi menurun bagi Prancis setelah di edisi sebelumnya mereka berhasil menjadi juara piala dunia di Rusia.

Kylian Mbappe

Penampilan Kylian Mbappe di Final

Penampilan mega bintang Prancis menjadi sorotan pada partai Final tersebut karena performanya sangat konsisten. Kylian Mbappe berhasil menjadi penyelamat Les Blues pada babak kedua karena berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2 – 2. Dengan dua gol cepatnya di menit 80’ dan 82’. Keberhasilan Mbappe memaksa pertandingan harus dilanjutkan ke babak menit tambahan untuk menentukan pemenang pada laga ini.

Pada babak tambahan mbappe juga berhasil menyelamatkan Prancis dengan mencetak hattrick. Memaksa kembali ke babak adu penalti setelah berhasil membobol gawang Argentina untuk ketiga kalinya. Tetapi pada laga adu penalti, Prancis harus mengakui kekalahan dari Argentina dengan skor 4 – 2 serta status juara dunia berhasil direbut dari Les Blues. Penampilan Mbappe pada laga itu tidak usah diragukan lagi karena performanya menyelamatkan Prancis serta memaksa Tim Tango harus mengalahkan mereka di penetuan adu jontos. Hasil dari laga itu menutup segala usaha mbappe dalam pertandingan itu menjadi harus punah.

Pergantian Camavinga dan Coman buat Les tampil sangat bagus

Pada laga itu ada dua pemain yang merubah taktik Prancis serta membuat Les Blues tampil menyerang dengan baik di babak kedua yaitu Camavinga dan Coman. Setelah dua pemain ini dimasukkan Les Blues terlihat jadi lebih bisa mengatur jalannya pertandingan sampai mereka bisa mengejar ketertinggalan pada waktu normal. Taktik dari pelatih Prancis menjadi lebih baik setelah Camavinga dan Coman masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua.

Pertahanan Les Bues tampil lebih baik setelah Camavinga yang dimainkan menggantikan Theo di bek kiri. Penampilan Camavinga yang dituntut bisa menjaga pertahanan dan menjadi pembuka alur serangan sangat berpengaruh pada laga itu membuat Les Blues mampu menguasai jalannya pertandingan. Sama dengan Camavinga, salah satu pemain pengganti yaitu Coman menambah tajamnya penyerangan Prancis tapi sungguh di sayangkan dia baru memasuki lapangan di menit 71’ meskipun demikian.

Coman tetap tampil konsisten di sepanjang laga berlangsung serta mampu menjadi pembeda di pertandinga Final Piala Dunia Qatar. Penampilan kedua orang ini masih juga belum berhasil menjadikan Les Blues menjadi juara di tunamen tersebut meskipun tampil gacor.

Kelalaian Taktik Didier Deschamps

Kesalahan taktik pelatih Prancis sangat terlihat di Final Piala Dunia Qatar karena memulangkan penyerang murni Karim Benzema. Penyerang Real Madrid tersebut dikabarkan cedera ketika berlatih di Qatar sehingga tidak bisa main selama pertandingan piala dunia. Isu yang beredar adanya perselisihan dari pelatih dengan Benzema sehingga membuat penyerang tersebut tidak dimainkan di kompetisi ini. Beberapa striker yang dimainkan oleh Tim Les Blues sangat buruk karena di beberapa momen.

Prancis bisa saja mencetak gol tetapi belum mampu memaksimalkan peluang. Pelatih Prancis belum bisa mencari pengganti dari Benzema setelah penyerang Madrid itu dikabarkan alami cedera. Terlambat memasukkan Camavinga dan Coman pada laga Final merupakan kesalahan fatal bagi Prancis. Les Blues sempat tertinggal di babak pertama melalui gol Messi dan Alvarez. Oleh karena itu pelatih Prancis mengganti beberapa pemain untuk menambah daya serangan. Memasukkan Camavinga dan Coman sehingga berhasil menyamakan kedudukan melalui 2 gol balasan di babak kedua. Penampilan dua pemain ini terlihat sangat mempengaruhi jalannya pertandingan.

Tumpulnya Dembele, penyerang Barca ini terlihat sering kehilangan momen dalam pertandingan sehingga performa yang ditampilkan sangat buruk saat laga Final. Oleh karena itu Didier Deschamps mengganti Dembele di menit 41’ dengan memasukkan Randal Kolo Muani. Faktor lainnya adalah Didier Deschamps belum mendapatkan pengganti Nkolo Kante dan Paul Pogba di lini tengah. Griezman yang selaku promotor serangan terlihat sangat mudah kehilangan bola serta tidak bisa bermain dengan baik setelah dipasangkan bersama Rabiot dan Aurelien Tchouameni. Penampilan yang ditampilkan Les Blues saat ini tidak sebaik ketika tiga gelandang serang terbaik Prancis di tahun 2018 yaitu Griezman, Nkolo Kante dan Paul Pogba.

Permainan yang ditampilkan oleh tiga gelandang ini sangat mendominasi dan bisa memecah kebuntuan bagi Les Blues. Oleh karena faktor kelalaian tersebut, Prancis tampil tidak sempurna dengan kekuatan yang dimilikinya sehingga harus kalah dari Argentina pada partai Final Piala Dunia Qatar 2022.

About AdminDetikBola

Check Also

Usia Tua Penampilan Apik, Lima Pencetak Gol Tertua Di Qatar

OCristian Ronaldo dan juga Kompetisi Piala Dunia Qatar tahun 2022 sudah usai setelah Turnamen yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published.